Posts tagged ‘PLTN’
MELIRIK PLTN UNTUK MENGATASI KRISIS ENERGI LISTRIK 4
KOMPONEN REAKTOR NUKLIR
Melanjutkan tulisan saya tentang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), kali ini saya akan membahas komponen reaktor nuklir. Apa saja komponen-komponen utama dari reaktor nuklir ? Reaktor nuklir terdiri dari komponen-komponen utama yaitu :
- Tangki reaktor
Tangki ini bisa berupa tabung (silinder) atau bola yang dibuat dari logam campuran dengan ketebalan sekitar 25 cm. Fungsi dari tangki adalah sebagai wadah untuk menempatkan komponen-komponen reaktor lainnya dan sebagai tempat berlangsungnya reaksi nuklir. Tangki yang berdinding tebal ini juga berfungsi sebagai penahan radiasi agar tidak keluar dari sistem reaktor. (lagi…)
MELIRIK PLTN UNTUK MENGATASI KRISIS ENERGI LISTRIK
Pendahuluan
Sumber : http://istijarok.blogspot.com
Krisis energi listrik sudah di depan mata. Padamnya listrik di Jawa-Bali merupakan pertanda bahwa pasokan listrik dalam sistem interkoneksi sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan industri yang terus meningkat. Ditambah dengan harga BBM yang melonjak, maka upaya lebih menggiatkan penggunaan energi alternatif non-BBM di Indonesia di sektor pembangkitan listrik tidak dapat ditawar-tawar lagi. (http://www.bppt.go.id, Selasa, 29 Juli 2008). Krisis listrik yang terjadi belakangan ini mengancam masuknya investasi yang tengah gencar dikampanyekan pemerintah, padahal investasi diharapkan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu ditegaskan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi dan Penasihat Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Lili Asjudiredja dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Haryadi Sukamdani ketika dihubungi SH secara terpisah di Jakarta, Selasa (8/7). ”Investasi pasti akan terhambat karena krisis listrik, terutama investasi di sektor industri,” kata Sofyan. (lagi…)
PASIR SEBAGAI SUMBER ENERGI
Pada pertemuan tahunan para ahli Silisium bulan Mei tahun 2000 di Trom Norwegia, diperoleh ide untuk memanfaatkan pasir sebagai sumber energi alternatif masa depan yang diungkapkan oleh Prof. Nobert Auner dari Universitas Frankfurt Jerman (Kompas edisi 14 April 2003).
Selama bertahun-tahun sejak masa Orde Baru sampai Orde Reformasi, pasir laut ditambang secara besar-besaran dengan kapal-kapal keruk. Pasir itu dijual ke Singapura dan dipakai negara jiran itu untuk mereklamasi pantainya sehingga negara pulau itu bertambah areanya. Jadi, pasir laut itu hanya dinilai sebagi tanah uruk (landfill), dan karena dibeli secara borongan dengan partai besar, harganya sangat murah.
(lagi…)














Komentar Pengunjung