Sudahkah Negeri Kita Tercinta Merdeka?

17 November 2012 at 5:53 pm Tinggalkan komentar

Pada hakekatnya makhluk hidup di muka bumi ini tidak terlepas dari adanya ketergantungan dan keterkaitan antara satu dengan yang lainnya dan juga dengan lingkungannya. Namun, di atas ketergantungan dan keterkaitan itu, Tuhan menciptakan keteraturan, dimana pada posisi ini akan tercapai suatu keseimbangan, sehingga setiap unsur atau makhluk hidup dalam kondisi hidup yang seimbang dengan lingkungan yang dihuninya.

Membangun kemandirian bangsa berarti memahami poses kemandirian sebagai suatu usaha membangun bangsa yang mampu menyelesaikan setiap masalah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berkeadilan, sejahtera dan bermartabat. Dengan umur bangsa yang sudah berulang tahun ke 67, sudahkan bangsa ini mandiri? Sudahkah bangsa ini mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera? Dan sudahkah bangsa ini memiliki martabat yang sehingga tidak lagi ada bangsa lain yang melecehkan?

Indonesia yang memiliki julukan “negari kang gemah ripa loh jinawi” negara dengan kekayaan alam yang melimpah tampaknya tinggal kenangan. Sebab hampir semua kebutuhan hidup kita sehari-hari dipenuhi oleh produk impor. Bahkan impor guna memenuhi kebutuhan mulai dari beras, cabai, sayur-mayur, ikan, daging sapi, buah, serta makanan lainnya, setiap tahun menunjukkan angka kenaikan.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, hingga akhir tahun 2012, nilai impor berbagai produk ke Indonesia masih didominasi China dengan 25.456,4 dollar AS, meningkat cukup tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar 19.688,0 dollar AS. Kemudian disusul Jepang sebesar 19.321,0 dollar AS, selanjutnya Singapura 10.548, diikuti Amerika Serikat dengan nilai 10.697,0 dollar AS, dan Australia dengan nilai 5.173, 6 dollar AS. Kesemuanya rata-rata mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kurun waktu antara Januari sampai dengan Februari 2011, jumlah impor cabai segar mencapai 2.796 ton dengan nilai 2,49 juta dollar AS. Dibandingkan dengan laju impor tahun lalu, jumlah tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada tahun 2010 lalu, impor cabai hanya sebanyak 1.852 ton senilai 1,45 juta dollar AS. Akibat derasnya arus impor cabai tersebut, harga cabai lokal pun terjerembab jatuh.

Berikutnya, masih berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor sayur-mayur bagi negeri agraris ini melonjak tajam dibandingkan tahun lalu, yakni pada Januari-Februari senilai 82 641.159 juta dollar AS. Padahal pada periode yang sama tahun 2010, nilai impor sayur-mayur asal negeri China tersebut “hanya” 56.607.726 juta dollar AS. Mengalami peningkatan impor sebesar 45,99 persen.

Selanjutnya, impor ikan. Meski luas nusantara ini tujuh puluh persennya berupa lautan, ternyata Republik ini masih mengimpor ikan. Jumlah impor ikan pun dari tahun ke tahun ada kecenderungan mengalami kenaikan. Bila pada tahun 2007, sesuai data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), jumlah impor ikan hanya berkisar pada jumlah 145,2 ribu ton, pada tahun 2010 sudah menjadi 318,8 ribu ton. Jumlah tersebut tidak termasuk impor ilegal. Pada Maret 2011 lalu KKP telah menahan 200 kontainer atau mencapai 7.660 ton ikan beku di sejumlah pelabuhan dan bandara di Indonesia.

Kementerian Pertanian pada akhir Maret 2011 lalu telah menaikkan impor daging sapi dari 50.000 ton menjadi 72.000 ton. Akibatnya, harga daging lokal mengalami penurunan harga yang cukup drastis. Harga rata-rata sapi betina di tingkat peternak yang semula Rp 23.000,- hingga Rp 24.000,- per kilogram (hidup) turun menjadi Rp 18.000,- hingga Rp 19.000,- per kilogram. Sedangkan untuk sapi jantan pedaging, harga rata-rata yang semula Rp 24.000,- hingga Rp 25.000,- per kilogram (hidup) turun menjadi Rp 20.000,- hingga Rp 21.000,- per kilogram.

Soal buah, ternyata Indonesia juga kebanjiran buah impor. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kurun waktu antara Januari sampai dengan Februari 2011, mencatat nilai impor buah ke Indonesia mencapai 128.737.552 juta dollar AS. Jumlah tersebut naik sebesar 63,87 persen dibandingkan pada periode yang sama yakni hanya sebesar 78.567.941 juta dollar AS. Impor buah ke Indonesia lebih banyak didominasi buah jeruk dan apel dari negara-negara produsen seperti China, Argentina, dan Amerika Serikat. Nilai ekspor buah Indonesia pada tahun 2010 tercatat sebesar 297,9 juta dollar AS, sedangkan nilai impor buah pada waktu yang sama mencapai angka fantastis, yakni 655,4 juta dollar AS.

Sedangkan tentang impor makanan dan minuman, menurut data Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), juga mengalami kenaikan. Tercatat pada kuartal pertama 2011, nilai impor makanan dan minuman mencapai 44,89 juta dollar AS. Atau, meningkat 5,98 persen pada tahun sebelumnya yang hanya sebesar 42,35 juta dollar AS. Berurut negara pengimpor makanan dan minuman ke Indonesia, peringkat pertama adalah Malaysia senilai 6,72 juta dollar AS atau senilai 14,98 persen dari total impor. Menyusul pada posisi kedua, produk dari China senilai 5,46 juta dollar AS, kemudian dari Thailand pada posisi ketiga senilai 3,55 juta dollar AS. Sedangkan posisi keempat dan kelima masing-masing dari Singapura senilai 3,55 juta dollar AS, disusul dari Philipina 2,93 juta dollar AS.

Melihat data di atas, terpampang jelas bahwa bangsa ini belum sepenuhnya merdeka secara ekonomi. Bangsa ini masih begitu tergantung pada bangsa lain. Tugas dan tanggung jawab kalian generasi muda untuk mencoba mengurangi ketergantungan dengan bangsa lain dan syukur-syukur bisa menjadi bangsa yang mandiri. Semoga.

About these ads

Entry filed under: Pendidikan. Tags: , , .

Libur Asyik dengan Belajar Online Bersama Speedy Jadilah Generasi Muda yang Kreatif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


PESAN WEBMASTER

Blog ini saya buat karena kecintaan saya pada pengembangan ilmu sehingga menggunakan media blog ini, curahan hati saya dapat dibaca oleh banyak orang di banyak negara. Terima kasih atas partisipasi Anda dalam pengembangan Blog ini. Saya sangat senang atas sambutan para pengunjung. Demi kemajuan blog ini, saya memohon pengunjung bersedia memberikan komentar baik pada tampilan blog maupun pada desainnya. Terima kasih, semoga pendidikan Indonesia semakin maju. Amin

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 3.442 pengikut lainnya.

Blog Stats

  • 980,897 hits

WAKTU SEKARANG

YANG LAGI ONLINE

web stats

PENGUNJUNG

November 2012
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

User Online

Google Pagerank Checker

GEOVISITE

Add to Technorati Favorites
Indonesia To Blog -Top Site


Yuk.Ngeblog.web.id
eLearning Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Arsip

Flickr Photos

More Photos

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.442 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: