EFEK SAMPAH TERHADAP MANUSIA DAN LINGKUNGAN
5 Agustus 2008 at 8:43 am 24 komentar
Efek sampah terhadap manusia dan lingkungan sebagai berikut :
Dampak terhadap Kesehatan
Lokasi dan pengelolaan sampah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menjangkitkan penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut:
-
Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
- Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit).
-
Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernaaan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah.
- Sampah beracun:
Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.
Dampak terhadap Lingkungan
Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak.
Dampak terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi
Dampaknya antara lain :
-
Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana.
- Memberikan dampak negatif terhadap kepariwisataan.
-
Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Hal penting di sini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja, rendahnya produktivitas).
-
Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan, jembatan, drainase, dan lain-lain.
-
Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai, seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien, orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki.
DAFTAR PUSTAKA
Agung Suprihatin, S. Pd; Ir. Dwi Prihanto; Dr. Michel Gelbert. 1996. Pengelolaan Sampah. Malang : PPPGT / VEDC Malang
Ary Nilandari. 2006. Aku Bisa Menghemat Listrik. Jakarta : Dian Rakyat.
Atasi Defisit Energi Listrik, Indonesia Bisa Gunakan Biomass Sampah Sumber : Media Indonesia (14 Januari 2004)
DKI Perlu Modernisasi Pengolahan Sampah (Republika edisi 18 Agustus 2004),
Sampah Dapat Hasilkan Energi Listrik
(www.energi.lipi.go.id edisi 6 Desember 2004
Entry filed under: Lingkungan. Tags: Efek sampah terhadap manusia, Pengaruh sampah.
24 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed








1. everythingisposible | 11 Agustus 2008 pada 5:07 am
“Sampah” hendaknya jangan diartikan sebagai sampah semata, toh sampah itu tadinya berasal dari benda yang sangat bermanfaat. Kita harus berfikir untuk bisa menggunakan sampah secara tepat dan bijak!
2. ardansirodjuddin | 11 Agustus 2008 pada 6:52 am
Saya sepakat dengan pendapat Anda. Terima kasih
3. cristovao da Costa Pereira Martins | 12 Agustus 2008 pada 3:20 am
kita dari Timor Leste ingin tanya informasi tentang pelatihan Pengaruh Sampah Terhadap Manusia dan Lingkungan Hidup, yang lain berhubungan lingkungan hidup, soalnya kita dari Departemen Lingkungan Timor Leste ingin cari informasi tentang pelatihan selama satu bulan, kalau bisa kirim ke mail kita dan bisa contact selanjutnya
demikian atas info kita haturkan limpah terima kasih.
4. ardansirodjuddin | 15 Agustus 2008 pada 3:50 am
Untuk Mas Cristavao, coba panjenengan cari di Google untuk pelatihan itu karena untuk saat ini saya belum punya info tentang pelatihan itu, Matur nuwun
5. BNZ | 5 Oktober 2008 pada 4:33 am
IYA SAYA SANGAT SETUJU DENGAN YANG ANDA KEMUKAKAN
6. ms lestria | 8 Oktober 2008 pada 9:28 am
Terima Kasih banget atas artikelnya,,,,,
karena dengan artikel ini saya dapat menyelesaikan tugas saya…..
7. Ardan sirodjuddin | 9 Oktober 2008 pada 9:14 am
Sama-sama mbak lestari. Saya ikut senang bisa membantu orang lain.
8. Dalos wanena | 11 Mei 2009 pada 1:38 pm
saya sangat mendukung pembelajaran tentang sampah dan segalah efek yag ditimbulkan, kita harus menjaga lingkungan,dan kesehatan.
9. caecilia raingo | 25 September 2009 pada 2:55 am
gw setuju pendapat anda.mks
10. ela | 8 Oktober 2009 pada 5:56 am
maaf apakaH ANDA BISA LEBIH detail dalam memberikan informasi
11. muhammad rizki | 23 Oktober 2009 pada 12:50 pm
agar lebih baik dlm pengolahan sampah agar lebih baik jg lingkungan pd manusia!ayo indonesia berantas sampah yg ada di sekitar kita
12. tata | 3 Januari 2010 pada 10:17 am
artikel ini dibuat sendiri kan?
13. niza | 10 Februari 2010 pada 11:57 am
trima kasih ats solusinya ..
krna saya dapat mngrti apa itu dmpak smpah bgi hidup Qt
14. NORA MENTHARI | 6 Juli 2010 pada 2:00 pm
SBG GENERASI PENERUS BANGSA SEBAIKNYA HRS SDAR N MAWAS DIRI TERHADAP EFEK DARI SAMPAH YG AKHIRNYA BERPENGARUH PADA MANUSIA DAN LINGKUNGAN.
15. Aisyah | 31 Oktober 2010 pada 4:03 am
thx atas informasinya..
16. Danelle Birrell | 27 Januari 2011 pada 5:47 pm
in this article. People are bound to find this really important. You make a very good point in your conclusion.
17. nathan | 12 April 2011 pada 9:49 pm
is a fery good
18. Anonymous | 10 Mei 2011 pada 6:35 am
z suka kalau boleh d’tambahkan lagi
19. Guilhermino | 31 Mei 2011 pada 4:05 am
Hi kita mau tanya tentang dampak sampah mempengaruhi lingkungan hidup,
20. Firda Arvyanti | 10 Agustus 2011 pada 11:31 am
makasi ya , aku butuh artikel ini
21. rw22cimekar | 13 Februari 2012 pada 2:00 pm
Bagaimana cara mengemas sampah lingkungan agar masyarakat sadar akan sampah.
22. ani | 22 September 2012 pada 12:13 pm
terima kasih artikelnya
23. ardansirodjuddin | 26 September 2012 pada 6:15 am
sama-sama bu
24. siti | 4 Oktober 2012 pada 8:03 am
thank you