SMK LEBIH MENJANJIKAN MASA DEPAN DI BANDING SMA

3 Juni 2008 at 2:18 am 75 komentar


Foto : Team Cheerleader SMK N 8 Semarang

Gelaran ujian nasional untuk anak SMP telah berakhir. Tanggal 21 Juni 2008 adalah saat yang paling ditunggu dan tentu sangat menegangkan karena hari itu dipertaruhkan nasibnya dalam menatap masa depan, yaitu lulus atau ditunda tahun depan.
Sehabis kelulusan, agenda berikutnya yang tidak kalah menguras tenaga dan biaya adalah melanjutkan sekolah ke tingkat menengah atas. Hanya ada waktu satu minggu untuk memikirkan kemana akan melanjutkan karena tanggal 28 Juni 2008 sudah dimulai pendaftaran. Banyak siswa dan orang tua tidak mempunyai bekal informasi yang cukup tentang sekolah menengah atas. Ini cukup serius karena kesalahan mengambil keputusan dalam melanjutkan di sekolah menengah atas akan berpengaruh terhadap masa depan anaknya. Saat ini banyak orang tua yang hanya melihat SMA sebagai lanjutan sekolah anaknya dan memandang sebelah mata terhadap keberadaan SMK. Untuk itu kami akan memberikan informasi perbedaan antara SMA dan SMK.
Perbedaan SMA dan SMK adalah :

SMA

SMK

Ditujukan untuk siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Ditujukan untuk siswa yang mau bekerja dan melanjutkan ke perguruan tinggi
Kurikulum SMA lebih banyak teori dari pada praktek Kurikulum SMK lebih banyak praktek dari pada teori
Tamatannya tidak siap kerja dan tidak mandiri Tamatannya siap kerja dan mandiri
Tempat belajar hanya di sekolah Tempat belajar di sekolah dan dunia kerja

Melihat data perbedaan di atas, jelas terlihat bahwa SMK lebih menjanjikan masa depan dibanding SMA. Hal ini disebabkan karena :

  1. Kondisi perekonomian Indonesia yang belum bagus.
    Minggu lalu harga BBM naik lagi. Kenaikan harga BBM ini memicu kenaikan harga barang dan jasa yang lain. Harga kebutuhan pokok melonjak, biaya angkutan juga merangkak naik tetapi pendapatan masyarakat tetap. Hal ini menyebabkan beban ekonomi masyarakat semakin berat. Kondisi tersebut menyebabkan biaya untuk pendidikan anak semakin susah untuk dipenuhi. Untuk itu, menyekolahkan anak dalam jangka waktu yang lama tentu sangat memberatkan orang tua. Solusi untuk mengatasi keadaan tersebut adalah dengan menyekolahkan anak di sekolah yang lulusannya cepat dapat kerja tetapi tidak membutuhkan waktu lama. Sekolah tersebut adalah SMK karena hanya butuh waktu 3 tahun untuk dapat bekerja atau berwiramandiri. Sementara jika mengambil sekolah di SMA butuh waktu 8 tahun untuk dapat bekerja yakni 3 tahun di SMA dan 5 tahun di PT.
  2. Banyak lulusan SMA yang tidak melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi
    Kurang dari 10 % lulusan SMA yang melanjukan kuliah di PT, padahal kurikulum SMA disetting untuk melanjutkan sekolah di PT. Ini tentu sangat ironis karena hampir 90% tamatan SMA terjun di dunia kerja padahal kurikulum SMA tidak disiapkan untuk bekerja. Akibatnya banyak lulusan SMA yang kalah bersaing dalam mencari pekerjaan karena mereka memang tidak siap kerja. Oleh karena itu, pemerintah mengambil kebijakan untuk menambah jumlah SMK daripada mengembangkan SMA. Komposisi perbandingan yang dibuat adalah 70% SMK dan 30% SMA. Ini tentu dengan tujuan untuk menjadikan lulusan sekolah menengah yang siap kerja dan mandiri.
  3. Dunia kerja yang semakin kompetitif
    Kenaikan BBM menyebabkan banyak perusahaan yang mengurangi jumlah karyawan sehingga terjadi PHK besar-besaran. Kondisi ini meyebabkan para pencari kerja semakin banyak sementara lowongan kerja semakin sedikit. Sehingga persaingan dalam memperebutkan lowongan pekerjaan semakin ketat. Ketatnya persaingan mencari kerja menjadikan tamatan sekolah menengah harus orang yang kompeten di bidangnya dan siap kerja. SMK sangat piawai dalam mencetak lulusan yang siap kerja dibanding SMA.

Akhirnya jangan gengsi untuk memilih SMK dan bukan saatnya mengatakan bahwa SMK adalah sekolah menengah kelas dua. Dengan motto cerdas, siap kerja dan kompetetitif SMK siap mencetak lulusan yang siap kerja dan mandiri.

About these ads

Entry filed under: Pendidikan. Tags: , , .

MENGAPA PESAWAT BISA TERBANG TIPS AGAR ANAK BELAJAR DI RUMAH

75 Komentar Add your own

  • 1. yd  |  4 Juni 2008 pukul 1:21 am

    slam kenal yoi saya setuju dengan saran anda
    ————————————————————————————-
    Ardan Sirodjuddin berkata :
    Salam kenal juga, terima kasih atas komentarnya

    Balas
  • 2. padhepokananime  |  4 Juni 2008 pukul 4:31 am

    gak salah nich klo semuanya masuk SMK berarti nantinya jadi pekerja kasar alias buruh. trus yang prof dari orang asing jangan terpengaruh wacana dari pemerintah…! http://pendidikan.infogue.com/smk_lebih_menjanjikan_masa_depan_di_banding_sma
    —————————————————————————————–
    Ardan Sirodjuddin berkata :
    Lulusan SMK juga bisa menduduki jabatan dan bisa melanjutkan kuliah. Untuk saat ini mendapat pekerjaan adalah hal yang sulit. Berdasarkan survey, lulusan SMK lebih mudah terserap dunia kerja dibanding SMA. Terima kasih atas pendapat Anda.

    Balas
  • 3. Linda Rahayu  |  28 Maret 2009 pukul 3:23 am

    yes. Im agree with U. kebetulan saya juga anak SMK. Jujur sebenarnya saya juga turut prihatin terhadap pemikiran ank – anak Indonesia apalagi disaat seperti ini. kebanyakan anak – anak Indonesia hanya ikut – ikutan dan menuruti gengsi dalam menentukan sekolah lanjutan, padahal sekolah lanjutan merupakan rentang waktu untuk mempersiapkan masa depan selanjutnya. jika perencanaan saja sudah gagal bagaiman dengan pelaksanaannya? padahal rencana itu merupakan separoh dari keberhasilan kita. OK- lah buat yang punya biaya lebih untuk melanjutkan ke PT, saya dukung tapi yang saya herankan banyak anak – anak yang sering mengabaikan ato masa bodoh dengan keuangan orang tuanya. untuk itu saya sangat berterima kasih sekali apabila ada yang sepemikiran dengan saya untuk memajukan Indonesia agar lebih baik. Jepang saja sebagai negara maju lebih membanggakan SMK daripada SMA, kenapa kita sebagai negara berkembang tak mau belajar dari yang sudah maju? sukses ya. saya tunggu opini yang lebih menarik untuk di baca publik.

    Balas
    • 4. Ayu Rahayu Ningsih  |  28 Februari 2013 pukul 9:09 am

      saya sangat setuju dengan pendapat anda. dan sekarang yang ada difikiran saya apa sii yang perlu dibenahi dalam smk agar lulusan smk mampu merebut pasar kerja??

      Balas
  • 5. RIRIN  |  31 Maret 2009 pukul 12:26 pm

    maaf yEE………..gUe cMA NumPang lEwat dOANk

    heeeeee…………..heeeooo………hooooooooooooo………………….

    Balas
  • 6. NtiQ  |  13 April 2009 pukul 6:29 am

    jangan pernah menganggap remeh lulusan SMK….
    belum tentu lulusan SMA dapat melanjutkan ke perguruan tinggi…

    ato cuma jadi benalu buat kluarganya,hanya karena tamat sekolah ngaak punya keahlian khusus…
    mending lulus SMK udah ada pengalaman kerja….
    IYA NGGAAK…..??????????????????

    Balas
    • 7. Anonymous  |  11 Desember 2012 pukul 12:31 pm

      Kalo saya lebi suka sma karna sma lebi menuju ke pelajaran

      Balas
  • 8. david  |  18 Mei 2009 pukul 12:30 pm

    sebenernya ke22nya mempunyai kelemahan dan kelebihan masing2 baik sma ato smk. kalo dibilang yang mana yang unggul itu sih gemane sekolahnya, mutunya kualitasnya dsb yang bisa diliat dari tenaga pengajar ama sarana prasarananya jd belom tentu juga kalo smk lebih unggul, soalnya sekarang banyak smk yang “abal2″ yg penting banyak murid trus kulitas ama standardnya amburadul lagian kalo kerja sainganya ama lulusan s1, d3, dsb jadi palingan cuma low level jg ujung2nya, kalo sma sekarang jg banyak yang menyertakan “life skill” pada kurikulumnya jadi kesempatanya buat kerja juga sama lebih luas kalopun mo kuliah ngambil jurusan apapun lebih ok dibanding smk yg harus sesuai jurusanya (kalo enggak ya aneh lahh) intinya kalo smk itu sekolah kelas 2 ya teteup cuman aja menang iklan doank, soalnya gue lebih frefer kalo anak indonesia jadi ilmuwan /scientist dll daripada jadi kuli ama buruh ..kapan mo majunya indonesia kalee

    Balas
  • 10. Ardan Sirodjuddin  |  20 Mei 2009 pukul 12:53 am

    Mas david ini komentarnya pedes banget cuma nggak lihat data di lapangan, lulusan SMA 90% anaknya gagal kuliah di PT, padahal anak SMA disetting untuk kuliah. Sementara lulusan SMK hampir 75% bekerja, sementara sisanya kuliah. Dengan data ini sudah menunjukkan bahwa tujuan utama SMK lebih berhasil dibanding lulusan SMA. OK

    Balas
    • 11. Anonymous  |  11 Desember 2012 pukul 12:33 pm

      Saya setuju dgn anda

      Balas
    • 12. Naredja Putra Mahendra  |  28 Desember 2012 pukul 12:26 am

      Gagal di SMA karena gak berprestasi!!! coba liat deh anak yg berprestasi, walau tidak mampu mau ngelanjutin ke PT juga mudah, bisa dapet beasiswa. menurut saya, SMA itu kan disetting buat ke PT, jadi 3 tahun di SMA dan 5 tahun di PT itu standar untuk lebih mendalami materi/ jurusan yang diambil. kan ada pepatah “Biar Lambat Asal Selamat” toh banyak contoh orang sukses di Indonesia lulusan SMA. Yg penting tinggal gimana kita sendiri yg menentukan, SMA tidak bisa diremehkan dan SMK juga tidak bisa diremehkan. keduanya pasti punya kelebihan dan kekurangan masing2

      Balas
  • 13. pambudi  |  2 Juli 2009 pukul 3:40 am

    @david: stereotipe kita bhw SMK kls 2 gak salah…tp itu paradigma lama..ttp klo yg kt bicara SMK Negeri/swasta (mis SMK TI) yg bagus n saat ini sdh buanyak skl..tentunya akan lain ceritanya. Standar SMK skrg tampaknya jg sdh ditingkatkan khususnya matematik, bhs inggris jam-nya sdh dilipatgandakan tanpa mengurangi porposi skill kompetansinya, jd soal standar sama dgn SMA (kec biologi..yg mmg gak perlu u SMK yg berbasis teknik), bedanya : SMK kaya dgn skill, kompetensi, jam terbang pd bidang trtentu misalnya TI, jd SMK itu sebenarnya SMA PLUS. Klo SMA menambah skill ini itu pd kurikulumya..apa gak jadi sekol banci.?.. (sebaiknya langsung upgrade sj jd SMK) dan itu mngkn spy tidak kebakaran jenggot, meski nyatanya ya tetap makan teori ..yg lanjut SMA krn akan lanjut ke PT..atau sekedar jual gengsi.?.sdg yg ke SMK mgk lebih realistis krn biaya, pingin skill – lsg kerja…klo mo lanjut ke PT S1 S2 sambil kerja lebih ok..skil-ketrampilan dapet..kompetensi dapet..teori/analysis manteb..pasti jd SDM yg bagus gak menjadi beban negara n masyarakat…bgtu mungkin sekedar pendapat sy…maaf ini kt hati bukan bermaksud menyinggung siapa2 ..suwer ! bila ad yg tersinggung skl lg sy mohon maaf..

    Balas
    • 14. hardi jaya nugraha  |  31 Januari 2010 pukul 8:09 am

      saya sklah di smp bkasi,,1 bulan lgi kmi akan melaksanakan UN,,,
      nmun saya binggung bila saya lulus nanti saya pingin masuk sMK karena saya tau bahwa smk mudah mendapat kerja dibanding SMA y9 hrus lnjutkan dhulu kuliah bru bisa kerja….
      dan saya juga ragu karna bila saya msuk sMA dan hrus mlnjutkan ke kuliah tiba tiba orng tua saya tlah tiada…
      saya mo jdi apa,,pling klo lulusan SMa gk kuliah cma jdi pelayan,pelayan penjaga tokoh bhkan y9 tidak akn kita dapat bila kita msuk smK….
      tpi orng tua saya kekeh tetp pingin saya masuk sMA…
      tpi mnurut saya saya disuruh msuk smA krna saudara2 saya smua’a kaya raya..jdi orng tua saya bersaing dngan orng tua saudara saya ….
      saya ikut prihatin d9n kdua orng tua saya….tpi kemauan’a bgitu saya hrus bagaimana…
      apalagi saya prnah mnolak untk msuk sMa nmun orng tua saya mlah berkata klo mo msuk smK biayai keperluan saya tidak ditanggung lgi…
      pdahal mksut saya prihatin d9n kondisi keuanggan keluarga saya…

      nah saya mo minta usul/pendapa dri anda,,anda kn sudah pnglman…
      saya mo tnya bgaimana supaya ortu saya bisa sadar bhwa tdk slma’a kta hrus ikut ikutan sperti orng lain..dan saya biar bisa msuk sMK
      saya mohon jwbn anda dikirim ke almt email saya minggu ini karena saya butuh skali jwabn dri anda
      ======hardijayanugraha@ymail.com====

      Balas
  • 15. wandi  |  12 Juli 2009 pukul 12:03 pm

    salam…saya mau nyak ni,klo udah tamat di SMK bagus nyambung nya ke mna ya????tlong bagi pendapat dunk

    Balas
    • 16. mila  |  21 Januari 2013 pukul 1:25 pm

      Wan lebih baex kmu kerja,untuk biaya kuliah kmu

      Balas
  • 17. suryanto  |  13 Januari 2010 pukul 8:00 am

    smk,, it’s the best

    Balas
  • 18. rizal  |  10 April 2010 pukul 3:40 am

    MnuruT sY sma ;bih bGus Krna bsa mnambah wawasan kta trutama unTuk MraIh gelar S1x mnjadi mdah

    Balas
  • 19. Zaki  |  16 April 2010 pukul 8:31 am

    Semua tergantung niatnya bersekolah, kalau niat utamanya sekolah buat cari duit masuk SMK, tapi kalo tujuan sekolah untuk mencari ilmu dulu ya masuk SMA (nanti juga duit mengikuti kalo ilmu dah tinggi).

    Balas
  • 20. oe  |  19 April 2010 pukul 9:25 am

    wuzed dah gemana neh tambah binggung ja nyari sekolah ???
    klo misalkan mo masuk smk harus diliat apa ya dulu trus klo sma apa yang diliat klo mo milih sekolah????

    Balas
  • 21. Ardan Sirodjuddin  |  20 April 2010 pukul 1:41 am

    Langkah bijak untuk memilih sekolah adalah tujuannya dulu, mau lanjutin kuliah atau kerja dulu. Ini penting. Jika milih lanjutin kuliah maka masuklah SMA, tapi jika pingin kerja dulu sambil kuliah maka pilihlah SMK.

    Balas
  • 22. Irma  |  28 April 2010 pukul 8:32 am

    SMA atau SMK.?
    Masih bingung,
    Padahal saya harus menentukan secepatnya.
    Karena,
    Banyak teman saya yg memandang SMK sebelah mata.
    Tapi,walaupun orangtua saya insyaallah mampu membiayai saya di PT,
    Saya masih bimbang dengan 2 pilihan itu.

    Balas
    • 23. Rudy-Kyo  |  6 Mei 2010 pukul 5:14 am

      halo!
      sblmnya gw tnya lw dlu.. potensi bakat dan minat lw ada dmn?? akademis atau non-akademis??
      coz itu yg bkal nentuin bwat kdpannya..

      Balas
  • 24. Rudy-Kyo  |  6 Mei 2010 pukul 5:09 am

    saya jga btuh bantuan nih! ada yg taw ga SMK animasi d daerah tangerang yg bgs dmana???????
    plz ksih info ke gw.. lwat HP aj ya : 08979150016
    trus mahalan mana sih?? biaya SMA ato SMK??
    THX banyak buat prhatiannya..!

    Balas
  • 25. BENS  |  25 Mei 2010 pukul 3:45 pm

    BINGGUNG deh bagusan sma/smk tpi ky’a smk mang yg lebih bagus deh ya

    Balas
  • 26. anas  |  16 Agustus 2010 pukul 4:17 pm

    smk bisaaaaaaa

    Balas
  • 27. fathiyah khairunnisa  |  3 Oktober 2010 pukul 6:57 am

    sekoah itu menurut bakat, minat dan kemampuan masing: orang. jadi SMK atau SMA sama aja dua” ny ga ada kelebiihan atau kekurangannya karena bakat, minat dan kemampuan setiap orang tdk sama. tergantung bagaimana orang itu menjalani proses di skolahnya.

    Balas
  • 28. joko  |  31 Oktober 2010 pukul 3:14 pm

    indonesia blm siap memberi gaji untuk lulusan PT dg jumlah tenaga kerja yg banya, jadi tuk dapat kerja lebih cepat dari lulusan SMK, bukan mendukung tp melihat kenyataan juga dilapangan banyak lulusan PT ternama pun bekerja tidak dibidangnya dengan gaji yang jauh dari standar, dan kemampuan mereka pun jauh dari yang diharapkan, lulusan SMA juga banyak yg hanya asal sekolah, sedang SMK sebagian besar minimal sudah pernah magang atao PSG…up 2 u

    Balas
  • 29. susratya  |  5 Januari 2011 pukul 5:34 am

    Dear Bapak.
    Saya lagi ada tugas kuliah, mengenai persamaan kurikulum SMA dan SMK…bapak bisa bantu nggak yaaaa..karena saya kesulitan mencari artikelnya lewat bang google..terimakasih pak

    Salam

    Balas
  • 31. made adhitya-mataram  |  20 Juni 2011 pukul 1:20 pm

    SMK lebih favorit di banding SMA
    gitu loh……………………………………….

    Balas
  • 32. fajar  |  8 Januari 2012 pukul 8:30 am

    jelaslah smk lebih baik.. saya dulu lulusan smk skarng melanjutkan kuliah di universitas brawijaya.. pokoknya smk bisa

    Balas
  • 33. Anonymous  |  10 Januari 2012 pukul 8:02 am

    smk atau sma podoai ojo nyek nyean sama-sama cari ilmu allah yang penting karna allah
    man arodaddun-ya faalaihi bil ilmi
    man arodal ahirol faalaihi bil ilmi
    man arodahuma faalaihi bil ilmi
    gitu aja kok repot coba kita liat skill masing-masing jadilah diri sendiri

    Balas
  • 34. Anonymous  |  14 Januari 2012 pukul 11:41 pm

    Balikin lagi aja ke anak anaknya. tapi semoga kurikulum SMk semakin lebih baik.

    sepertinya sudah gencarnya iklan2 mengenai SMK.

    Semoga misi dan Visinya berhasil. Miris melihat sulitnya mencari pekerjaan. Setidaknya jika dari sekolah sudah di ajarkan bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. dan mampu memperkerjakan para Sarjana yang mencari pekerjaan, wah dah banyak tuh.. ownernya lulusan SMK tapi pegawainya lulusan S1.

    Semoga generasi2 SMK bisa mewujudkan lapangan pekerjaan yang banyak.. dan juga anak anak SMU yang memiliki motivasi yang sama.

    Kesimpulannya.. majukan dunia pendidikan..yang mandiri.

    Salam

    Balas
    • 35. Anonymous  |  15 Januari 2012 pukul 2:43 am

      Semoga adek-adek kita bisa membuka banyak lowongan pekerjaan kepada kami yang sedang mencari pekerjaan :D . jangan lupa berikan kami gaji yang besar ya :D . hahahahahaha

      Balas
  • 36. Surya saputra  |  5 Maret 2012 pukul 12:32 pm

    Terma ksih atas informasi yg di berikan dngan ini sya jd yakin jika di smk lbih baik di bnding kan sma. . .

    Balas
  • 37. ika Noph  |  22 Maret 2012 pukul 2:11 pm

    SMK tuh, lebih seru buat kalian yang suka tantangan. alasannya untuk siswa SMK kan ada Program Sistem Ganda atau Praktek Kerjanya dengan begitu selama belajar di SMK tidak hanya dapat pelajaran dari sekolah tapi juga mendapat pengalaman selama PSG.
    Kalau dianggap materi pelajaran SMK kurang mendalam daripada SMA, itu bisa disiasati dengan cara dan niat belajar personal siswanya. Jika ingin lanjut ke PT kan bisa diniati dengan belajar lebih.
    Dan selama kuliah bisa dipakai tuh ijazah SMK untuk cari kerja, itung-itung bantu ortu masalah biaya.

    Balas
  • 38. kevindre  |  25 Maret 2012 pukul 8:38 am

    gan gua 3 minggu lagi mau UN smp, sy gua bingung mau masuk sma ato smk.. tp gue pengenya sih sma nambah bekal ilmu lg gitu, ortu gua juga nyaranin gitu.. tapi dilain sisi gue suka bangen gambar, bikin komik2 kecil bergaya anime jepang gitu pengen nekunin ilmu gambar gue sm gue juga pengen bikin anime versi indonesia.. jd labil nih gan bantu ya..

    Balas
  • 39. viskaeldra  |  23 April 2012 pukul 8:23 am

    saya sedang un smp skrg, kayanya saya masuk smk. tapi sesudah smk nanti saya bakal kuliah karena menurut saya lulusan smk terus kuliah itu lebih punya skill dan matep buat kerjanya. kerja sambil kuliah juga itu bagus udah bisa mandiri.

    Balas
    • 40. ardansirodjuddin  |  8 Mei 2012 pukul 2:10 am

      siip

      Balas
  • 41. Anonymous  |  4 Mei 2012 pukul 9:25 am

    orng bijak pasti memilh SMK

    Balas
    • 42. ardansirodjuddin  |  8 Mei 2012 pukul 2:07 am

      terima kasih telah berkunjung

      Balas
  • 43. Salsa  |  4 Mei 2012 pukul 9:58 am

    It sebenary kembali ke orangnya..
    Tp menurt saya pilh SMK az…

    Balas
    • 44. ardansirodjuddin  |  8 Mei 2012 pukul 2:07 am

      tulisan itu sekedar wacana

      Balas
  • 45. Khairul  |  24 Mei 2012 pukul 2:48 pm

    SMK BISA !!!

    Balas
    • 46. mila  |  21 Januari 2013 pukul 1:27 pm

      kmu wanda khairul rahmadhani kan??????????????????/
      klu iya blas ini yah wan……………..

      Balas
  • 47. rafa  |  6 Juni 2012 pukul 5:26 am

    saya baru tamat smp , dan saya ingin menjadi perawat , kalau saya mengambil smk keperawatan , saya ga bakal bisa jadi pns , mau ga mau harus sma , tapi kalo sma harus lanjut kuliah kalo ga ga bisa kerja , duuuhh saya bingung . yg ada solusi komentar yaaaa , >,<

    Balas
  • 48. Boy  |  6 Juni 2012 pukul 12:46 pm

    aduh ini mau promosi kira2 dong pak. Pendidikan itu tergantung ketertarikan anak dan masing2 sekolah baik SMA dan SMK mempunyai fokus tersendiri.

    SMK jadi pekerja, kerja-kerja teknis
    SMA jadi apa saja, jadi peneliti, jadi dosen, teoritis atau pun praktisi.

    ketidakbisaan siswa dari SMA tidak bs langsung kerja itu mah bukan kelemahan. wong sma ki memang mengolah bagaimana logika berpikir jor2an. Walau kadang sekolahnya aja yang jelek dan ga mikirin itu. Sekolah bkan untuk kerja.

    Semua itu pilihan. Masuk SMA buat kerja? masuk SMA atau pun SMK buat belajar kan? soal kerja bs dcari, krn saya jg dari kalangan ekonomi kbawah. yg buat akses SMA itu adalah korupsi para guru yang memberikan beasiswa perguruan tinggi pad kerabatnya sendiri dan sebagainya.

    Balas
  • 49. Randi  |  6 Juni 2012 pukul 1:01 pm

    o iya satu lagi. cuma orang2 sampah yang membandingkan kelemahan sekolahnya dari bagaimana lulusanya bekerja atau ga, lulusan SMK kan juga bisa uliah dan lulusan SMA pun bisa bekerja.

    Meski pun ada survey jumlah lulusan SMK lebih banyak dapat kerja, emang itu lahan mereka. Sekarang kan berarti fungsi SMA itu bagaimana. Bukannya malahm mikirin gmana fungsi SMA sebagai sekolah dengan kompetensiyag berbeda dengan SMK malah membandingkan.

    Kalian itu mebandingkan dua sekolah yang memang orientasiya berbeda. malah jelek2in SMA, yang lain malah jelek2in SMK.

    SMK emang jadi buruh,
    SMA seharusnya lebih banyak juga karena lingkupnya luas. bahkan jadi penulis atau peneliti.

    Sampah kalian semua. Belajar dulu pengantar ilmu pendidikan. Tujuan pendidikan itu apa.

    kalo jadi pekerja tapi moralnya bejat juga sama aja sampah!
    kalo lulus kuliah terus ga dapet kerja.. emang yang salah siapa? sistem pendidikan kita ini yang buat pengangguran itu muncul. Sampah!

    Balas
    • 50. andra  |  28 Mei 2013 pukul 12:57 pm

      sampah lo,tapi gue setuju!

      Balas
  • 51. susan  |  6 Juni 2012 pukul 1:07 pm

    eh saya ga sengaja masuk sini dn liat 3 pesan terakhir. Rafaa. kalau misalnya bingung tentukan dulu pilihanmu. kalau mau kuliah kamu ga akan dpt apa2 juga kalau g aktif pas kuliah. Cita2 jd PNs boleh , tapi kalau di kuliah akan sangat rugi kalau cuma kuliah pulangkuliah pulang. Akan berbeda kalau kamu aktif berkegiatan dan menciptakan jaringan yang nanti jg bermanfaat untuk km.

    di SMA km harus aktif kegiatan, entah itu meneliti atau apa pun prestasi yang bisa kamu raih, dan melalui prestasi itu kamu bisa dapat beasiswa. buktinya teman saya masuk UGM karena dia pemenang oolimpiade karate seindonesia tingkat SMA.

    nah, kalau mau jadi perawat maka bersungguh2lah belajar. Tak ada yang rugi kok, kao pun ambil S1nya km akan punya kelebihan dari pada D#, masuk SMK perawatan pun akan lebih baik dilanjutkan ke sekolah tinggi nantinya.

    persoalan dapat tak dapat kerja selama kita berusaha Tuhan pasti memberikan jalan. Karena hidup adalah sekumpulan usaha.

    Balas
  • 52. Intan Sari, S.Pd, M.Pd  |  6 Juni 2012 pukul 10:44 pm

    Ya yang namanya SMK ya memang cocok buat kalangan yang ‘kurang’ mampu ekonominya. maksud daripada Pemerintah cukup baik, mengarahkan generasi muda dari kalangan kurang mampu untuk bekerja, daripada buang2 uang buat kuliah….:)

    Balas
  • 53. Dinan Rangga M  |  7 Juni 2012 pukul 1:54 pm

    Kalo misalkan kita mau kuliah dulu, ya SMA. Memang bisa lulusan SMK masuk kuliah, tapi peluang’y kecil.. Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan masuk kerja, harus bertitel minimal S1.

    Balas
  • 54. adhella putri p  |  16 Juni 2012 pukul 10:13 am

    sebenarnya antara SMK dan SMA itu sama saja cuman yg membedakan adalah bagaimana cara kita memilih yang terbaik aja ?

    Balas
  • 55. Anonymous  |  26 Agustus 2012 pukul 11:18 am

    Wau,,bgus bnget brarty SMK,,

    klo gttu kalo q ud hbis tamatan SMP,,q mau mlnjutkan k SMK aj,,mksih ats infonya;)

    Balas
    • 56. ardansirodjuddin  |  26 September 2012 pukul 6:20 am

      dengan senang hati saya terima keinginannya

      Balas
  • 57. Anonymous  |  10 November 2012 pukul 1:35 am

    tapi kebanyakan tamatan smk pertanian susah mencari kerja

    Balas
  • 58. Anonymous  |  7 Desember 2012 pukul 12:10 pm

    jurusan smk apa yg bisa menjanjikan masa depan . . ?

    Balas
    • 59. Anonymous  |  7 Desember 2012 pukul 12:13 pm

      plizz blz dong kasi saran gue . .

      Balas
      • 60. ardansirodjuddin  |  8 Desember 2012 pukul 8:12 am

        saran saya ambil Teknik Komputer dan Informatika seperti MM, RPL, atau TKJ, yg lain silahkan masuk ke webnya Direktorat Pendidikan SMK disini

      • 61. ardansirodjuddin  |  8 Desember 2012 pukul 8:27 am

        Usul saya pilih jurusan komputer seperti MM, RPL atau TKJ

  • 62. diansus zeet  |  11 April 2013 pukul 8:34 am

    apa benar lulusan smk kecil kesempatannya untuk masuk ke perguruan tinggi?apa benar lulusan sekolah smk hanya menjadi buruh dan sulit untuk menjadi pns.,blz cpt pentng..!

    Balas
    • 63. Anonymous  |  15 April 2013 pukul 5:44 pm

      waktu gw tamat SMP 2 th lalu, gw mantap milih SMK jurusan MM, dg pertimbangan kalau ortu gw ada duit, gw lanjut ke FISIP jurusan ilmu komunilasi atau swasta jurusan design MM atau broadcast.. kalau ortu belom ada duit… ya gw kerja sesuai jurusan… cari duit biar bisa kuliah…. simpel.. gitu aja koq repot..

      Balas
  • 64. andri  |  24 April 2013 pukul 3:58 am

    lulusan SMK bisa jadi PNS ngak sih?

    Balas
  • 65. Sanawa  |  30 April 2013 pukul 9:00 am

    Lebih baik SMA daripada smk karena tidak bisa jadi polisi lagian di daerah saya (lombok)banyak yang ngangur sekolah smk

    Balas
    • 66. bunga  |  16 Mei 2013 pukul 4:30 am

      Klo smk perawat kuliahnya dimana ?
      Tolong dibles

      Balas
  • 67. Mita Yolandasari  |  30 Mei 2013 pukul 2:36 pm

    buat yang nanya jurusan yang meyakinkan buat anak SMK, saya bisa kasih saran buat masuk kimia industri atau kimia analis, elektronika industri, dan teknik pengelasan.. insya Allah

    Balas
  • 68. Hayat Hidayat  |  21 Juni 2013 pukul 1:09 pm

    jrusan apa yang bgus bwd msa depan….

    Balas
    • 69. ardansirodjuddin  |  2 Juli 2013 pukul 12:57 pm

      saya condong ke IT pak

      Balas
  • 70. henny  |  8 Oktober 2013 pukul 11:48 am

    2. wah, berarti mendingan SMK donk. dri pd SMA.. tapi saya disuruh msuk Sma, soalnya mau d kuliahin.. tpi sya bingung tkuT trnya suatu saat nanti ortU saya tlah tiada..kn gk ada yg tau soal umur,trus siapa doNk yg mau ngurusin kuliah sya. jdi sya plih msuk smk ajh biar bza dpt krjanya gmpang, bru lanjuTin kuliah, smga ortU sya setUju dgn kmauan sya .

    Balas
  • 71. Ridwan Azhar  |  1 Februari 2014 pukul 11:58 am

    saya masih SMP, minta pencerahan dong untuk masa depan yang lebih baik

    Balas
  • 72. Muhammad Suparman  |  22 April 2014 pukul 1:51 am

    Luar Biasa!!!

    Buat adik-adikku yang sedang menduduki bangku sekolah tingkat menengah pertama (SMP/MTs), atau yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

    Meskipun hidup itu PILIHAN… Adik-adik mendingan coba dipikir ulang, dipilah dan dipilih bila kurang cukup minta konsultasi kepada yang ahli untuk membuat keputusan lebih matang lagi supaya tidak salah dalam melangkah…saran saya jangan terpengaruh sama apa kata orang apalagi sampai ikut-ikutan.

    Membandingkan hanya di Indonesia saja tidak cukup, tolong lihat fakta dan data di luar negeri, beberapa negara maju misalnya Amerika, Jerman, Inggris, Prancis, Jepang, dll.
    Dilihat dari:
    sistem pendidikannya bagaimana?
    kurikulumnya apa?
    peningkatan mutunya dengan cara apa?
    lulusan/alumninya diberikan apa?
    juga bagaimana tindak lanjutnya?

    Insya Allah kita bisa menemukan jawaban yang sesuai, murni berdasarkan minat dan motivasi pribadi juga PASTI bisa menentukan keputusan yang tepat.

    Terima kasih…Salam Sukses dan Sejahtera.

    “LUAR BIASA”

    Balas
  • 73. Kiki Azkia  |  25 Mei 2014 pukul 2:57 pm

    Oh Trnyata Lbh Baik Smk Dr Pada Sma Toh ??
    Tapi Knp Biaya Bwat Masuk Smk Lbh Mahal Dri Pada Sma . Pdhlkan Smk Itu Slosi Bwt Yg Perekon0mianny Rendah .

    Balas
  • 74. anonymous  |  28 Mei 2014 pukul 7:56 am

    SMK ITU SEKOLAH AMBURADUL, GAJELAS, BANYAK CABE-CABEAN NYA HAHAHAHA

    Balas
  • 75. Anonymous  |  24 September 2014 pukul 1:33 am

    Smk ituee Lbihh cerdazzzz,, Lbih Mngutamakan Logikaa

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


PESAN WEBMASTER

Blog ini saya buat karena kecintaan saya pada pengembangan ilmu sehingga menggunakan media blog ini, curahan hati saya dapat dibaca oleh banyak orang di banyak negara. Terima kasih atas partisipasi Anda dalam pengembangan Blog ini. Saya sangat senang atas sambutan para pengunjung. Demi kemajuan blog ini, saya memohon pengunjung bersedia memberikan komentar baik pada tampilan blog maupun pada desainnya. Terima kasih, semoga pendidikan Indonesia semakin maju. Amin

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 3.444 pengikut lainnya.

Blog Stats

  • 1,042,506 hits

WAKTU SEKARANG

YANG LAGI ONLINE

web stats

PENGUNJUNG

Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

User Online

Google Pagerank Checker

GEOVISITE

Add to Technorati Favorites
Indonesia To Blog -Top Site


Yuk.Ngeblog.web.id
eLearning Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Arsip

Flickr Photos

More Photos

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.444 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: