Belajarlah Menjadi Lebih Baik
Lelaki buta huruf itu tiba-tiba disuruh membaca. Bukan. Bukan disuruh. Tepatnya dipaksa. Sampai tiga kali. Dan pecahlah peristiwa itu dalam sejarah manusia; lelaki buta huruf itu lantas diangkat menjadi nabi, bahkan penutup mata rantai kenabian hingga akhir zaman. Begitulah perintah membaca mengawali pengangkatan Muhammad menjadi Nabi.
Cara kita menjalani hidup selamanya ditentukan oleh cara kita memahami hidup. Seperti apa cara kita memahami hidup, seperti itu pula cara kita menjalaninya. Coba masuk ke dalam hutan belantara tanpa peta. Pasti tersesat. Bahkan mungkin tidak bisa keluar. Begitu juga kehidupan. Membaca adalah peta. Makin menyeluruh dan akurat peta yang kita miliki, makin cepat dan pasti kita sampai ke tujuan.
Diantara pembelajaran dan kesempurnaan, ada satu jembatan emas yang menghubungkannya: pertumbuhan. Pertumbuhan adalah adalah jalan menuju kesempurnaan. Mereka belajar maka mereka tumbuh. Kesempurnaan adalah ujung hidup yang dicapai dari tapak demi tapak kehidupan. Mereka menjadi sempurna karena mereka tidak pernah berhenti menjadi lebih baik.
Pengetahuan kita memang sedikit. Teramat sedikit. Hanya seperti setetes embun di lautan pengetahuan Allah. Itupun tidak bisa dengan sendirinya menciptakan peristiwa-peristiwa kehidupan kita. Kesalahan kita, dengan begitu, selalu ada disitu; saat dimana kita menafsirkan seluruh proses kehidupan kita dengan pengetahuan sebagai tafsir tunggal. Tapi setetes embun itu yang sebenarnya memberikan sedikit kuasa bagi manusia atas peserta alam raya lainnya, dan karenanya membedakannya dari mereka.
tulah kata kuncinya: kerendahan hati dan kepercayaan diri. Persis seperti embun; sejuk karena kerendahan hati; tapi tak pernah berhenti menetes karena percaya dengan kelembutannya ia bisa menembus batu.
Sebagai penutup tulisan ini, saya ingin mengajak muridku untuk berpikir bahwa ilmu kita sangat sedikit, seperti embun di atas lautan. Maka raihlah lautan ilmu itu dengan rakus. Mulailah dari membaca, dilanjutkan dengan menulis dan akhirnya berbagi ilmu kita dengan orang lain
Istilah-istilah dalam Proses Pembelajaran
Hari ini saya memberi pencerahan kepada temen-temen guru tentang cara membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai lanjutan dari In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru SMK Negeri 8 Semarang beberapa waktu yang lalu. Dalam proses pembimbingan ternyata didapat bahwa Bapak dan Ibu Guru belum bisa membedakan istilah dalam proses pembelajaran. Hal ini tentu tidak hanya temen-temen guru satu sekolah dengan saya tetapi banyak juga guru yang lain bingung dengan istilah tersebut.
Dalam proses pembelajaran dikenal beberapa istilah yang memiliki kemiripan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya. Istilah – istilah tersebut adalah :
- Pendekatan pembelajaran
- Strategi pembelajaran
- Metode pembelajaran
- Teknik pembelajaran
- Taktik pembelajaran
- Model pembelajaran
Pendekatan Pembelajaran
Dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Terdapat dua jenis pendekatan, yaitu :
- Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach)
- Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach)
Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran.
Strategi Pembelajaran
Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya, strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif. Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu.
Metode Pembelajaran
Metode Pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya :
- Ceramah
- Demonstrasi
- Diskusi
- Simulasi
- Laboratorium
- Pengalaman lapangan
- Debat
- Simposium dan sebagainya.
Selanjutnya metode pembelajaran dijabarkan kedalam teknik dan gaya pembelajaran.
Teknik Pembelajaran
Teknik Pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Misalkan, pengunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda pengunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. Demikian pula, dengan pengunaan metode diskusi perlu digunakan tekhnik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. Dalam hal ini, guru pun dapat berganti – ganti tekhnik meskipun dalam koridor metode yang sama.
Taktik Pembelajaran
Taktik pembelajaranmerupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Misalkan, terdapat dua orang sama – sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor, tetapi yang satunya lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu.
Apabila antara pendekatan, strategi, metode, teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model pembelajaran. Jadi, model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode dan teknik pembelajaran.
Inilah sedikit materi yang bisa saya bagi buat temen-temen guru, semoga ada manfaatnya. Salam Pendidikan.
IMPIANKU MENJADI GURU INSPIRATIF YANG DICINTAI MURID
Tidak terasa 12 tahun sudah saya menjadi guru. Menjadi guru itu gampang-gampang susah. Mengampu pelajaran tertentu yang telah ditekuni sekian lama dan terus berulang tentu bukanlah pekerjaan sulit. Namun menghadapi murid yang selalu berganti tiap tahun, memiliki karakter berbeda, dan tingkat penyerapan terhadap materi pelajaran yang tak sama, pasti membutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang tinggi. Guru yang tak sabar dan kurang telaten akan terkurung oleh frustasi. Profesi mulia sebagai guru terasa sebagai sebuah beban yang terus menghimpit. Bisa-bisa guru menjadi stres. Padahal guru dalam berbagai sisi menjadi ukuran nilai yang darinya murid bercermin untuk merangkai makna keteladanan.
Saya teringat dengan kalimat sakti dari Charlie Ward bahwa Guru yang biasa-biasa saja memberi tahu. Guru yang baik menjelaskan. Guru yang bagus menunjukkan bagaimana caranya. Tetapi guru yang luar biasa menginspirasi murid-muridnya. Saya ingin mendapatkan level tertingi sebagai guru yaitu guru inspiratif. Angan saya untuk menjadi Guru inspiratif memang tidak dengan sendirinya muncul. Sebab, institusi pendidikan pencetak guru pun tak pernah membekali kemampuan seperti itu. Karenanya, guru inspiratif harus dibentuk. Salah satu faktor pemantiknya adalah menjaga komitmen untuk terus memberi spirit kreatif-inspiratif kepada para siswa. Dengan spirit ini, guru dapat menciptakan manusia unggul yang penuh dengan kreativitas dan kemampuan kompetitif.
Di sisi lain, dari unsur internal menjadi guru inspiratif harus memenuhi sejumlah syarat. Di antaranya, menyukai tantangan dengan terus belajar. Perubahan zaman yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi begitu cepat semestinya segera direspons guru. Dengan terus belajar, guru inspiratif senantiasa memperbarui khazanah pengetahuannya. Dengan cara inilah ia memiliki kapabilitas dan kompetensi, baik secara personal maupun sosial yang mumpuni.
Hasrat terus belajar, kapabilitas, dan kompetensi personal-sosial masih perlu didukung dengan kreativitas guru untuk menciptakan iklim pembelajaran yang inspiratif. Jika cara mengajar dan apa yang kita ajarkan kepada murid-murid kita hari ini sama saja dengan yang kemarin, maka kita merampas masa depan anak didik kita tersebut. Dalam iklim demikian, guru dapat menarik minat siswa untuk senang terhadap pelajaran. Rasa senang inilah yang menjadi modal penting dalam diri siswa untuk menekuni dan menggeluti pelajaran secara lebih optimal. Selain itu, rasa senang juga akan menghilangkan kejenuhan dan kemalasan sehingga mereka akan bergairah dan senantiasa penuh semangat dalam belajar.
Saya sepakat orang yang bisa membuat semua hal yang sulit menjadi mudah dipahami, yang rumit menjadi mudah dimengerti, atau atau yang sukar menjadi mudah dilakukan, itulah pendidik yang sejati. Siswa tidak peduli betapa pintarnya seorang guru, yang mereka pedulikan adalah apakah guru tersebut juga peduli terhadap dirinya. Indikasi bahwa seseorang bisa disebut guru (pendidik) yang hebat bukanlah pada kemampuannya mengajarkan murid untuk pintar menjawab semua jenis pertanyaan, tetapi pada kemampuannya menginspirasi murid agar mengajukan pertanyaan yang dia sendirinya kesulitan untuk menjawabnya. Dengan kata lain, bila guru mengajar agar murid bisa sama pintarnya dengan dia, itu biasa saja. Guru yang bagus adalah yang bisa mendidik muridnya agar jauh lebih pintar dan lebih kritis daripada dirinya sendiri. Adalah suatu kemampuan luar biasa dalam diri guru bila ia mampu menggugah rasa cinta anak didiknya akan daya cipta kreatif dan ilmu pengetahuan.
Semoga saya tetap menjadi guru yang menginspirasi muridnya dan tetap dicintai muridnya. Terima kasih murid-muridku atas kado ulang tahun yang kalian berikan
Mengapa Diklat Tidak Efektif?
Membaca status facebook di wall BPTIKP Jawa Tengah membuat saya trenyuh, prihatin dan sekaligus geram. Trenyuh karena inilah kondisi riil di lapangan berkaitan dengan pelaksanaan suatu diklat, prihatin karena sudah sekian lama terjadi dan terus terjadi secara berulang-ulang, dan terakhir geram karena tujuan diklat yang bagus untuk menjadi akselerator kemajuan pendidikan Indonesia akan sia-sia dan tidak ada hasil yang standar apalagi maksimal. (lagi…)
Materi Pelajaran Fotografi
Lama tidak ngeblog dengan WordPress akhirnya kembali lagi. Kali ini saya akan memberikan konten tentang fotografi terutama editing foto. Materi ini adalah bahan saya mengajar di sekolah. Mudah-mudahan ini akan memperlancar tugas saya sebagai guru karena saya berikan materi terlebih dahulu secara online sebelum pembelajaran di kelas. Materi yang pertama adalah Projek Smile For Me. Efek glamour merupakan efek yang paling sering dipakai untuk mempercantik foto-foto pre wedding. Ikuti langkah berikut :
- Buka file foto :

- Tekan D untuk mereset warna foreground dan background ke dalam warna hitam putih (lagi…)
Mengelola Office dengan Office Web Apps 2
Melanjutkan tulisan saya kemarin tentang Office Web Apps, sekarang kita akan belajar tentang bagaimana mengoperasikannya. Tentu pembaca sudah sangat ingin mencobanya bukan? Oke kita mulai saja belajar Office Web Apps.
Salah satu syarat agar kita bisa mengakses Office Web Apps melalui Windows Live SkyDrive, Kita diharuskan memiliki akun Windows Live. Oleh karena itu, Kita harus mendaftar menjadi anggota Windows Live. Caranya sangat mudah, ikuti langkah berikut :
- Buka browser web Kita dan kunjungi alamat situs Windows Live di http://office.live.com/.
- Setelah terbuka akan muncul halaman depan. Di halaman ini, ada dua pilihan yang bisa Kita ambil. Kolom kanan (Masuk) mempersilahkan Kita login ke Windows Live jika Kita sudah menjadi member dan kolom kiri (Daftar) mengajak Kita untuk mendaftar menjadi member baru.

- Karena tujuan kita adalah ingin mendaftar menjadi member baru, klik tombol Daftar di kolom sebelah kiri.
- Kita diharuskan mengisi formulir registrasi secara lengkap.
- Sekarang kita awali dengan membuat alamat email baru di Hotmail. Misal kita buka mumedsmkn8semarang@hotmail.co.id.
Catatan : Bila Kita sudah punya email sebelumnya, Kita bisa menggunakan alamat email tersebut untuk mendaftar member Windows Live. Caranya, klik link ”Atau gunakan alamat email Ada sendiri” kemudian ketikkan alamat email Kita yang dimaksud. - Selanjutnya, Kita harus mengisi sandi (password) yang ingin digunakan untuk login ke Windows Live. Kita harus menuliskan password yang sama sebanyak dua kali.
Usahakan sandi Kita dipilih seaman mungkin guna menghindari sabotasepihak lain. Ini diindikasikan dengan status “Kuat” pada informasi di sebelah kanan. - Setelah menetapkan sandi, berikutnya Kita dipersilahkan mengisi alamat email alternatif (jika punya). Ini berguna untuk keperluan me-reset sandi manakala lupa.
Jika tak punya email alternatif, gunakan pilihan kedua, yaitu menggunakan pertanyaan keamanan. Caranya klik link “Atau pilih pertanyaan keamanan untuk mereset sandi”.
Pada seksi pertanyaan, klik menu drop-down di sebelah kanan. Lalu pilih salah satu opsi pertanyaan yang tersedia, misalnya kita pilih “Sahabat karib masa kecil”.
Sekarang tuliskan jawaban Kita, misalnya “ardan”. - Selanjutnya, Kita masuk pada pengisian identitas lengkap.
- Di bagian akhir, Kita diharuskan menuliskan kode atau karakter yang tertera pada gambar. Tulislah dengan benar. Kode ini bertujuan agar server percaya bahwa yang mengisi form ini adalah manusia, bukan spam atau aplikasi perusak.
Jika kode ini sulit dibaca, coba tekan link Baru untuk menampilkan kode baru yang lebih mudah dibaca. - Setelah semua isian dilengkapi, akhiri dengan menekan tombol Saya terima.
Pastikan Kita membaca terlebih dahulu persetujuan layanan dan pertanyaan privasi Microsoft pada link-link yang disediakan. Untuk dapat menikmati layanan Windows Live, Kita harus mematuhi peraturan-peraturan yang dipaparkan di sana.

- Begitu Kita menekan tombol Saya terima, data Kita pun diproses. Status “Memproses…” akan berjalan. Kita tunggu saja.
- Setelah pemrosesan data berhasil, Kita pun sudah resmi menjadi member Windows Live dan Kita dihadapkan pada halaman pribadi Kita di Windows Live.

Sekarang Kita sudah bisa menggunakan layanan-layanan Windows Live untuk membuat dokumen-dokumen office melalui Office Web Apps sekaligus mengelola file-file pribadi Kita secara online.
Mengelola Office dengan Office Web Apps
Setelah kita belajar Google Document, kali ini kita akan belajar materi Office online yang lain yaitu Office Web Apps sebagai suit produktivitas Microsoft Office 2010 yang disajikan untuk web. Dengan kata lain, Kita bisa membuat atau mengedit dokumen-dokumen Office secara online di Internet, di mana dan kapan saja melalui browser web. Menarik sekali bukan? Ya, tentu menarik, apalagi aplikasi ini digratiskan tulen oleh Microsoft.
Office Web Apps mendukung beberapa browser popular termasuk Internet Explorer 7 ke atas, Mozilla Firefox 3.5 ke atas, Google Chrome, dan Safari 4.
Beberapa kelebihan Office Web Apps adalah:
- Terintegrasi baik dengan Microsoft Office
Sebagaimana lumrahnya, Kita menggunakan aplikasi Microsoft Office untuk membuat dokumen-dokumen guna menulis sesuatu, mengumpulkan pemikiran, dan membantu Kita beserta rekan dalam membuat sebuah keputusan. Kita menyimpan dokumen-dokumen tersebut di computer local atau di perangkat penyimpanan yang dapat dilepas seperti USB flash disk atau mungkin di sebuah server. Adapun Office Web Apps memberikan cara baru untuk menyimpan dokumen-dokumen Kita itu. Dokumen-dokumen dapat dilihat dan diedit melalui browser web. Dengan Office Web Apps, dokumen-dokumen Office Kita dapat disimpan dalam perangkat penyimpanan baru, yaitu situs web. Metode penyimpanan ini membuat dokumen Kita mudah diakses di mana dan kapan saja, serta mudah pula di-share dengan orang lain.
Jika saat ini Kita memiliki dokumen-dokumen Office (yang dibuat di Word, Excel, PowerPoint, atau OneNote). Kita dapat mengunggah dan membukanya di Office Web Apps melalui akses Windows Live atau SharePoint. Sekarang, dokumen Kita tersedia untuk dilihat dan diedit melalui browser atau kembali dibuka di aplikasi Microsoft Office yang Kita miliki. - Jelajah Dokumen
Dengan Office Web Apps, dokumen Kita diperlakukan layaknya seperti halaman web karena mereka disimpan di sebuah situs web dan ditampilkan di atas browser web. Untuk melihat dokumen, Kita cukup mengkilknya. Untuk berbagi (share) dengan orang lain, Kita mengirimkan link untuknya.
Tidak masalah apakah versi Office Kita sesuai dengan yang dipakai teman-teman Kita atau tidak. Kita tidak perlu mengunduh aplikasi viewer tambahan. Dokumen Kita akan tampak sama di browser seperti yang teman-teman Kita buka di program Office mereka. - Space sampai 25 GB
Kita diberi kapasitas penyimpanan sampai 25 GB, menarik bukan?
Silahkan mencoba dan tunggu tulisan lanjutannya disini.
Sumber foto : http://www.teknojurnal.com
Contoh Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Pengunjung blog saya yang setia dan terutama teman-teman guru, berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) No 16 Tahun 2009 Tanggal 10 November 2009, maka mulai tahun 2013 bagi Guru PNS yang akan mengusulkan kenaikan pangkatnya harus memenuhi beberapa kriteria antara lain adalah kredit point yang harus didapat dalam pengembangan diri dan karya tulis. Lebih jelasnya lihat berikut ini :
Kenaikan pangkat dari IIIA ke IIIB guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (Pelatihan dan Kegiatan Kolektif Guru) yang besarnya 3 angka kredit.
- Kenaikan pangkat IIIB ke IIIC guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri yang besar angka kreditnya 3 dan publikasi Karya Ilmiah atau Karya Inovatif (KTI, Membuat Alat Peraga, Alat Pembelajaran, Karya Teknologi/Seni) dengan 4 angka Kredit
- Kenaikan Pangkat IIIC ke IIID guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri yang besar kredit 3 dan publikasi Karya Ilmiah atau karya inovatif dengan 6 angka kredit
- Kenaikan Pangkat IIID ke IVA guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri dengan 4 angka kredit dan Publikasi Karya Ilmiah atau Karya Inovatif dengan 8 angka kredit
- Kenaikan Pangkat IVA ke IVB guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri dengan 4 angka kredit serta Publikasi Karya Ilmiah atau Karya Inovatif dengan 12 angka kredit
- Kenaikan pangkat IVBke IVC guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri dengan 4 angka kredit serta publikasi karya Ilmiah dengan 12 angka kredit
- Kenaikan pangkat IVC ke IVD guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri dengan 5 angka kredit serta Publikasi karya ilmiah/Inovatif dengan 14 angka kredit
- Kenaikan Pangkat IVD ke IVE guru wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri dengan 5 angka kredit serta publikasi karya ilmiah/inovatif dengan 20 angka kredit
Point angka kredit dari karya ilmiah itu harus ada, walaupun nilai kumulatif lebih dari angka yang ditetapkan dalam kenaikan golongan tetapi point karya ilmiah tidak ada maka kenaikan golongannya akan tertunda. Untuk itu dalam rangka membantu teman-teman guru dan sharing hasil penelitian saya selama ini, maka akan dibuat tulisan berseri tentang Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Silahkan klik disini untuk menuju halaman Judul Penelitian Tindakan Kelas
Membuat Dokumen Word dengan Google Document
Setelah pada waktu yang lalu saya sudah memposting bagaimana menggunakan fasilitas Google Apps, sekarang kita akan masuk lebih dalam lagi yaitu memanfaatkan fasilitas Google Document. Google document sama persis dengan Microsoft Office yang kita pakai sehari-hari sehingga anda tidak akan mengalami kesulitan. Baiklah ikut tutorial berikut:
- Buka Google Chrome (wajib pakai browser ini) :

- Masuk dalam akun Google kita :

- Klik tombol selengkapnya dan pilih Document (lagi…)
Asyiknya Menikmati Layanan Google Apps
- Buka Google Chrome :
- Klik ikon pengaturan yang ada disudut kanan atas jendela google chrome :
- Kemudian pilih menu option : (lagi…)

















Komentar Pengunjung